Romelu Lukaku Siap Dilepas MU, Inter Milan Ingin Memboyongnya, Namun Tidak Mau Gegabah

Romelu Lukaku Siap Dilepas MU, Inter Milan Ingin Memboyongnya, Namun Tidak Mau Gegabah

Pimpinan Inter Milan, Giuseppe Marotta baru-baru ini memberikan pernyataan dan menegaskan bahwa pihaknya tidak boleh terburu-buru dalam pemburuan striker Manchester United, pemain berusia 26 tahun Romelu Lukaku. Proses transfer itu banyak yang menilai bakal rumit, dan Inter tidak mau membuat kesalahan sendiri dengan tidakan yang gegabah.

Sejak mendatangkan Antonio Conte sebagai pelatih baru, Inter mulai membangun skuad lebih baik. Sky Sports menyebut Inter telah menetapkan Lukaku sebagai target utama mereka pada bursa transfer musim panas ini, dan sedang menyiapkan tawaran yang terbaik agar prosesnya semakin lancar.

Bos Inter, Conte disebut sebagai salah satu pelatih yang sangat mengagumi kualitas Lukaku. Saat ia masih menjabat sebagai pelatih Chelsea, Conte pernah mencoba membeli Lukaku pada 2017, tetapi pada akhirnya Lukaku memilih Manchester United. Dan MU berhasil memaikan pemain asal Belgia tersebut.

Bersama MU, Lukaku berhasil membuat catatan dengan mencetak 42 gol dalam 96 penampilan. Lukaku dipercaya sebagai pemain inti, tetapi tergusur ke bangku cadangan pada era Ole Gunnar Solskjaer. Sebab itu, Lukaku tidak betah dan ingin menjajal tantangan di klub lain.

Inter merupakan peminat utama Lukaku. Marotta tahu klubnya bisa mengusahakan transfer itu, tetapi mereka memilih berhati-hati karena tidak mau melanggar aturan FFP. Inter akan mengajukan tawaran yang terbaik. Dan membuat rencana sebaik mungkin agar tidak menyesal di kemudian hari.

“Bursa transfer adalah soal proses bekerja. Kami bekerja keras untuk menciptakan skuad terbaik untuk musim baru. Kami ambisius dan kami ingin menciptakan tim yang paling baik,” buka Marotta.

“Kami juga harus menemukan cara untuk menghargai batasan finansial. Kami tidak boleh terburu-buru sebab itu bisa menuntun kami pada kesalahan.” Ujarnya.

Seperti Main Catur

Ada satu hal yang pasti dan terjadi, Marotta menjamin Inter sedang mengusahakan skuad yang lebih baik. Dia berharap fans mau bersabar menunggu pergerakan mereka yang dibatasi oleh aturan FFP. Ketika klub penting berperan didalamnya, fanspun juga berperan didalamnya untuk menjadi semangat klub dalam menetukan masa depannya.

“Kami punya gagasan jelas, tetapi kami harus bersabar. Kami punya target penting dan pemain incaran yang sudah kami tetapkan,” sambung Marotta.

“Kesabaran sangat dibutuhkan. Ini seperti permainan catur. Kedua pihak berusaha menemukan kesepakatan terbaik. Pemain ingin pergi tetapi itu bukan berarti segalanya. Kami harus menghargai batasan finansial,” tandas dia.