Romelu Lukaku Siap Dilepas MU, Inter Milan Ingin Memboyongnya, Namun Tidak Mau Gegabah

Pimpinan Inter Milan, Giuseppe Marotta baru-baru ini memberikan pernyataan dan menegaskan bahwa pihaknya tidak boleh terburu-buru dalam pemburuan striker Manchester United, pemain berusia 26 tahun Romelu Lukaku. Proses transfer itu banyak yang menilai bakal rumit, dan Inter tidak mau membuat kesalahan sendiri dengan tidakan yang gegabah.

Sejak mendatangkan Antonio Conte sebagai pelatih baru, Inter mulai membangun skuad lebih baik. Sky Sports menyebut Inter telah menetapkan Lukaku sebagai target utama mereka pada bursa transfer musim panas ini, dan sedang menyiapkan tawaran yang terbaik agar prosesnya semakin lancar.

Bos Inter, Conte disebut sebagai salah satu pelatih yang sangat mengagumi kualitas Lukaku. Saat ia masih menjabat sebagai pelatih Chelsea, Conte pernah mencoba membeli Lukaku pada 2017, tetapi pada akhirnya Lukaku memilih Manchester United. Dan MU berhasil memaikan pemain asal Belgia tersebut.

Bersama MU, Lukaku berhasil membuat catatan dengan mencetak 42 gol dalam 96 penampilan. Lukaku dipercaya sebagai pemain inti, tetapi tergusur ke bangku cadangan pada era Ole Gunnar Solskjaer. Sebab itu, Lukaku tidak betah dan ingin menjajal tantangan di klub lain.

Inter merupakan peminat utama Lukaku. Marotta tahu klubnya bisa mengusahakan transfer itu, tetapi mereka memilih berhati-hati karena tidak mau melanggar aturan FFP. Inter akan mengajukan tawaran yang terbaik. Dan membuat rencana sebaik mungkin agar tidak menyesal di kemudian hari.

“Bursa transfer adalah soal proses bekerja. Kami bekerja keras untuk menciptakan skuad terbaik untuk musim baru. Kami ambisius dan kami ingin menciptakan tim yang paling baik,” buka Marotta.

“Kami juga harus menemukan cara untuk menghargai batasan finansial. Kami tidak boleh terburu-buru sebab itu bisa menuntun kami pada kesalahan.” Ujarnya.

Seperti Main Catur

Ada satu hal yang pasti dan terjadi, Marotta menjamin Inter sedang mengusahakan skuad yang lebih baik. Dia berharap fans mau bersabar menunggu pergerakan mereka yang dibatasi oleh aturan FFP. Ketika klub penting berperan didalamnya, fanspun juga berperan didalamnya untuk menjadi semangat klub dalam menetukan masa depannya.

“Kami punya gagasan jelas, tetapi kami harus bersabar. Kami punya target penting dan pemain incaran yang sudah kami tetapkan,” sambung Marotta.

“Kesabaran sangat dibutuhkan. Ini seperti permainan catur. Kedua pihak berusaha menemukan kesepakatan terbaik. Pemain ingin pergi tetapi itu bukan berarti segalanya. Kami harus menghargai batasan finansial,” tandas dia.

Tak Berkategori

Inter Milan Memastikan Kembali Tidak Akan Ada Pertukaran Icardi Dan Dybala

CEO Sport Inter Milan Giuseppe Marotta mengatakan bahwa pemain yang berusia 26 tahun, Mauro Icardi tidak akan bergabung dengan Juventus. Ia juga menegaskan pertukaran Icardi dengan Paulo Dybala tidak akan terjadi. Ia masih nyaman dalam membela klubnya Inter Milan.

Icardi merupakan pemain andalan di lini depan Inter selama beberapa tahun terakhir. Mantan pemain Barcelona itu mampu memberikan dengan perolehan banyak gol untuk rival sekota AC Milan itu.

Namun, hubungan Icardi dengan petinggi Inter dikabarkan sudah tidak harmonis lagi. Pelatih berusia 49 tahun, yang baru saja melatih Inter Antonio Conte disebut siap melepas striker Argentina itu di musim panas ini.

Marotta sudah mengkonfirmasi bahwa Icardi dan gelandang Radja Nainggolan tidak masuk dalam rencana Nerazzurri untuk musim 2019-20. Dan salah satu klub yang sering dikaitkan dengan Icardi adalah Juventus salah satu klub yang sangat tertarik dengan Icardi.

Jawara Serie A itu kabarnya tertarik memboyong Icardi di musim panas ini. Namun, sang pemain bisa dipastikan tidak akan dijual ke Juventus dalam waktu dekat. Itu ungkap tim Icardi.

“Saat ini, saya bisa mengesampingkan kabar bahwa Icardi pindah ke Juventus karena syarat-syarat baginya untuk melakukan itu, tidak ada,” kata Marotta di situs resmi Inter.

Pertukaran Icardi-Dybala

Marotta sebagai CEO sebelumnya bekerja di Juventus sehingga ia sudah sangat mengenal talenta yang dimiliki pemain berusia 25 tahun, Paolo Dybala. Meski gosipnya sangat kencang di media, namun Inter mengungkapkan jika mereka tidak akan menukar Icardi dengan Dybala.

“Lebih baik untuk membicarakan hal-hal yang mungkin bisa terjadi, saat ini adalah sebuah utopia untuk memikirkan kemungkinan pertukaran pemain dengan Dybala,” lanjutnya.

“Dia pemain yang sangat baik, tetapi pertukaran bukanlah sesuatu yang kami bayangkan. Kami saat ini duduk di jendela dan menyaksikan apa yang akan terjadi.” tutupnya.

Tak Berkategori

Keyakinan Besar Ini Buat Frank Lampard Akan Sukses Di Chelsea

Mantan pemain Chelsea, Marcel Desailly mengungkapkan jika ia punya keyakinan besar pada Frank Lampard pria yang sudah mempunyai dua orang putri ini, akan sukses besar di London Barat. Desailly menilai sang pelatih sudah menunjukkan kecerdasan yang luar biasa sejak ia masih muda, sehingga ia bakal menjadi sosok pelatih hebat untuk Chelsea. Begitu besar keyakinannya.

Semasa masih aktif bermain, Lampard dikenal sebagai salah satu ikon Chelsea. Pemain yang berposisi sebagai gelandang serang itu masih memegang rekor sebagai top scorer sepanjang masa The Blues.

Lampard yang meninggalkan Stamford Bridge di tahun 2013 silam resmi kembali ke sana pada musim panas ini. Ia dipercaya untuk menjadi pelatih baru Chelsea, menggantikan Maurizio Sarri. Waktu rasanya begitu instant dan cepat Lampar sudah di angkat menjadi pelatih.

Desailly yang merupakan mantan rekan setim Lampard menilai bahwa pelatih 41 tahun itu tidak akan menemui kendala berarti untuk menangani skuat The Blues musim depan. Walaupun memang jika di lihat dari sejarah Lampard yang belum pernah mempunyai pengalaman banyak menjadi seorang pelatih “Kami sudah melihat potensinya sejak ia datang dari West Ham,” ujar Desailly di situs resmi Chelsea.

“Claudio Ranieri sangat cerdas menemukan Frank karena ia tahu betul cara menemukan pemain yang bagus. Salah satu elemen terbaik yang dimiliki Frank adalah ia adalah seorang pemain yang sangat profeisonal dan juga seorang pemain individual.”

“Dia sangat memperhatikan caranya berlatih, ia juga sangat memperhatikan cara untuk meningkatkan performanya, itulah mengapa ia menjadi pemain yang hebat.”

“Selama bertahun-tahun anda bisa melihat statistiknya yang luar biasa. Dari situ anda bisa mengetahui bagaimana ia mampu menemukan cara terbaik untuk menjadi pemain yang bisa menjadi pembeda bagi timnya.” Ujarnya kembali.

Bakal Sukses

Desailly percaya bahwa Lampard memiliki hasrat yang besar untuk menjadi seorang pelatih sepakbola. Percaya diri yang besar itu, ia menilai Lampard bakal mencapai banyak kesuksesan di Chelsea. Ia pun di lihat semakin matang dalam mempersiapkan dirinya sebagai seorang pelatih.

“Ketika ia pensiun, saya sempat berbicara dengannya. Pada saat itu saya memberikan gambaran mengenai kehidupan setelah pensiun dan menyarankannya untuk mencoba banyak hal-hal yang baru. Namun pada saat itu ia menegaskan bahwa ia ingin kembali ke dunia sepakbola sebagai seorang pelatih.”

“Ia benar-benar termotivasi untuk menjadi pelatih. Saya sudah memperingatkannya bahwa menjadi pelatih itu tidak mudah, namun ia yakin ia cukup tenang untuk menjadi pelatih, dan ia siap mencoba menjadi salah satu pelatih terbaik di Premier League.” tandasnya.

Tak Berkategori

AS Roma Mulai Mendekati Striker Juventus Musim Panas Ini, Siapakah Dia?

Klub Serie A, AS Roma baru-baru ini diberitakan mulai mempunyai rencana untuk membidik striker baru di musim panas ini. Il Lupi sedang dikabarkan mulai melakukan pendekatan terhadap striker Juventus berusia 31 tahun Gonzalo Higuain.

AS Roma diyakini akan kehilangan salah satu penyerang mereka di musim panas ini. Yaitu Edin Dzeko tengah santer diberitakan akan segera bergabung dengan Inter Milan dalam waktu dekat ini. Itu sebabnya AS Roma membutuhkan pengganti dan kabarnya sedang melirik pemain Juventus, Argentina ini.

Arsitek baru Roma, Paolo Fonseca diberitakan mulai mengantisipasi kepergian Dzeko. Ia mulai mencari striker yang berpotensi untuk meningkatkan daya gedor Il Lupi musim depan.

Calciomercato mengklaim bahwa Fonseca sudah menemukan kandidat yang tepat untuk lini serang mereka. Mereka tertarik untuk memboyong Gonzalo Higuain dari Juventus. Jika di lihat dari catatan pemain berusia 31 tahun tersebut, sesuai seperti yang di butuhkan memang AS Roma membutuhkan sosoknya.

Seperti yang di ketahui Higuain juga baru saja kembali ke Turin. Sebab masa peminjamannya di Chelsea tidak diperpanjang, sehingga ia akan kembali menjadi bagian Bianconeri musim depan.

Lalu berita yang beredar baru-baru ini dimana penyerang asal Argentina itu diberitakan bakal disingkirkan lagi dari skuat Juventus musim ini. Maurizio Sarri diberitakan akan lebih suka menggunakan stok striker yang tersedia di Turin saat ini ketimbang Higuian.

Untuk itu Higuain sudah dipersilahkan untuk mencari klub baru, dan AS Roma diberitakan siap memboyongnya ke Olimpico Stadium musim depan.

Keyakinan Yang Membara

Paolo Fonseca sendiri mengungkapkan mengapa ia punya pertimbangan khusus sudah tertarik untuk merekrut Higuain. Salah satunya adalah rekam jejaknya yang apik di Serie A.

Sang striker sempat dikenal sebagai salah satu predator mematikan di Serie A. Ia dikatakan menyabet gelar top scorer Serie A saat ia masih membela Napoli. Dan itu adalah point untuk AS Roma menilai dirinya dan begitu yakin ingin memboyongnya.

Fonseca optimis ia mampu membangkitkan kembali naluri mencetak gol Higuain yang sempat meredup dalam dua musim terakhir. Untuk itu Fonseca sudah meminta manajemen Roma untuk memboyong sang striker ke Ibukota Italia. Berita kelanjutannya seperti apa belum ada kejelasan kita tunggu saja ya nasib pria Argentina ini.

Tak Berkategori

Manchester United Sudah Memilih Dua Kandidat Lainnya Jika Gagal Dapatkan Aaron Wan-Bissaka

Manchester United harus menerima hasil akhir bahwa tim tidak bisa masuk dalam pemburuan bek Crystal Palace, Aaron Wan-Bissaka. Kabarnya, Palace dikabarkan baru saja menolak tawaran MU yang dinilai terlalu kecil untuk pemain mereka. Palace mengetahui taktik bagaimana cara mengeruk uang dari kas Setan Merah. Hal ini juga menyebabkan banyak agen bola semakin ramai.

Analis Sky Sports, Kaveh Solhekol mengklaim bahwa MU telah mengirimkan penawaran pertama sebesar 40 juta poundsterling, namun Palace tidak menerima dan langsung menolaknya. Kabarnya, Palace hanya rela dan mau melepas Wan-Bissaka dengan untuk minimal 60 juta pounds.

Keputusan harga jual yang di buat Palace itu membuat MU sedikit ragu. Mereka tahu Wan-Bissaka merupakan salah satu bek kanan potensial di usia muda. Sementara itu di waktu yang sama, Ed Woodward berusaha mengelola dana belanja MU sebaik mungkin. Dan tidak mau mengambil keputusan tanpa berfikir panjang.

Solhekol mengambil keputusan bahwa MU sudah menetapkan dua opsi lain apabila gagal mendapatkan Wan Bissaka. Dua pemain yang dimaksud sebagai opsi lain adalah Kieran Tripper milik Tottenham Hotspur, dan Thomas Meunier dari PSG.

“Menyusul laporan di Sky malam kemarin. Crystal Palace telah menolak tawaran 40 juta pounds dari Manchester United untuk Aaron Wan-Bissaka,” tutur Solhekol.

“Palace menginginkan minimal 60 juta pounds. Opsi bek kanan lain untuk MU adalah Thomas Meunier dari PSG dan Kieran Trippier.”

Bagaimanapun caranya dan siapa orangnya, MU harus mendapatkan salah satu dari tiga yang sudah masuk daftar list tersebut. Ole Gunnar Solskjaer memberikan keputusan dengan tegas pada klub bahwa dia memerlukan pemain-pemain dengan kemampuan terbaiknya untuk mencapai target pada musim depan.

Wan-Bissaka, Meunier, atau Tripper?

Seperti yang kita lihat menurut sejarah setiap pemain dan Wan-Bissaka merupakan salah satu pemain terbaik Palace dalam dua musim terakhir, jelas saja jika mereka tidak akan melepasnya dengan harga murah. Dan Palace bisa mencari peluang saat itu untuk memainkan harga karena tidak hanya MU yang tertarik, Manchester City pun terus mengamati dan ingin Wan-Bissaka main di timnya.

Bagaimana dengan Trippier, MU mau mengambil risiko menerima Trippier yang sedang kesulitan. Walaupun banyak yang ketahui bahwa performa Trippier saat ini terus menurun sejak Piala Dunia 2018 lalu, tetapi dia belum benar-benar meyakinkan.

Beda hanya dengan Meunier, MU justru lebih ada kemungkinan untuk mendatangkan Meunier. Dia tidak mendapatkan tempat di skuad PSG asuhan Thomas Tuchel, untuk itu ini kesempatan MU dimana mereka hanya perlu bersaing dengan Arsenal untuk memburu tanda tangan sang pemain. Pos bek kanan telah jadi masalah besar Manchester United dalam beberapa tahun terakhir, untuk itu saat ini Ole Gunnar Solskjaer yang akan mengambil tindakan dan ingin menyelesaikannya dengan mengincar tiga pemain yang sudah masuk daftar bukunya.

Tak Berkategori

Cristiano Ronaldo Berhasil Membuat Sejarah Portugal Berubah Sejak Tahun 2016

Cristiano Ronaldo baru saja berhasil membawa timnas Portugal menjadi juara di UEFA Nations League. Menurut Ronaldo dalam sejarah cerita sepak bola Portugal telah berhasil ia ubah sejak tahun 2016 tiga tahun lalu. Usai sukses menjadi juara di Euro 2016.

Pada tahun 2016, Portugal berhasil menjadi juara Euro dengan mengalahkan Prancis pada laga final. Bagi Selecao das Quinas, ini berhasil menjadi gelar pertama sepanjang sejarah dalam sebuah kompetisi mayor.

Tiga tahun berselang, Portugal berhasil lagi merebut dan menjadi juara. Kali ini di ajang UEFA Nations League. Pada laga final yang digelar di Stadion Do Dragao, pada hari senin tanggal 10 juni 2019 tepatnya dini hari WIB, dan kemenangan dengan bangga bisa di rasakan kembali dari Portugal menang dengan skor 1-0 atas Belanda lewat gol Goncalo Guedes.

Menurut Ronaldo, mengejar dan mendapatkan gelar juara UEFA Nations League akan sangat penting bagi Portugal. Apalagi jika di lihat perkembangan dijaman sekarang, sejarah sepak bola Portugal sudah berubah. Mereka punya kebiasaan yang dilakukan saat menjadi juara sejak pertama kali meraihnya pada tahun 2016 silam.

“Saya sangat senang,” buka Ronaldo seperti dikutip dari Sportsmole.

“Ini adalah sebuah trofi yang sangat penting bagi semua orang di Portugal dan tentu saja untuk tim nasional. Sejak tahun 2016, Portugal telah mengubah sejarahnya dan memenangkan trofi,” sambung pemain berusia 34 tahun.

Lalu, bagaimana kira-kira dengan masa depan Portugal setelah berhasil menjadi juara UEFA Nations League?

Pemain Muda Yang Menjanjikan

Cristiano Ronaldo mempunyai keyakinan dengan adanya gelar juara UEFA Nations League bakal punya arti yang sangat penting bagi timnas Portugal. Karena tim tidak perlu khawatir dengan adanya banyak pemain muda yang jadi pilar tim racikan pelatih Fernando Santos tersebut.

Ronaldo pun sangat optimis dengan masa depan Portugal di tangan skuad juara UEFA Nations League ini. Dia mempunyai harapan agar skuad yang ada saat ini bakal terus bertahan dan bisa bermain bersama, tentunya dengan mendapatkan banyak gelar juara lainnya.

“Target kami dari pertandingan ini adalah untuk menjadi juara dan bermain bagus,” kata Ronaldo.

“Sudah pasti bahwa tim nasional Portugal akan menjadi lebih baik dan para pemain muda ini akan bermain lebih banyak lagi,” tandas pemain yang kini membela Juventus.

Skuat Portugal di UEFA Nations League harus berbangga karena memang banyak para pemain muda. Berikut ini beberapa pemain muda, nama Joao Felix sebagai pemain termuda dengan usia 19 tahun. Selain itu, ada Bernardo Silva dengan usia 24 tahun, Bruno Fernandes dengan usia 24 tahun, Goncalo Guedes dengan usia 22 tahun, Ruben Neves dengan usia 22 tahun dan Ruben Dias dengan usia 22 tahun.

Tidak hanya pemain muda namun Portugal juga mempunyai pemain senior yang tidak perlu di ragukan lagi kemampuannya saat di tengah lapangan,  ada Ronaldo dengan usia 34 tahun, Pepe dengan usia 36, Jose Fonte dengan usia 35 tahun dan Joao Moutinho dengan usia 32 tahun.

Tak Berkategori

Real Madrid Yakin Kemampuan Eden Hazard Akan Jadi Sama Seperti Cristiano Ronaldo Versi Upgrade

Diberitakan klub Real Madrid mempamerkan dengan kedatangan pemain asal Belgia Eden Hazard secara resmi beberapa hari lalu, tetapi raksasa Spanyol itu ternyata diam-diam sudah lama menjadi stalker sang pemain. Madrid selalu penuh dengan keyakinan akan memiliki Hazard dalam waktu dekat ini di tanggan mereka.

Pandangan ini disampaikan oleh Kristof Terreur, analis Sky Sports. Dia memahami betul bagaimana proses jatuh hati Madrid pada Eden Hazard, dan ada sebabnya mereka baru bergerak musim lalu.

Hazard memutuskan untuk angkat kaki dari Chelsea dengan bayaran 100 juta euro, namun ini belum pasti karena sewaktu-waktu ini bisa meningkat jadi 130 juta euro dalam bentuk bonus. Dia mendarat di Santiago Bernabeu sebagai Galactico baru, Hazard dengan manttap mengatakan bahwa ia siap meneruskan jejak Cristiano Ronaldo

Pada musim 2018/19 menjadi perjalanan yang harus di terima Madrid dengan berjalannya tidak mulus, dan karena itulah mereka harus bergerak agresif di bursa transfer saat ini. Selain Hazard, Madrid sudah membawa pulang Luka Jovic, Eder Militao, dan Rodrygo Goes.

“Saya menduga dia [Hazard] bakal bermain di sisi kiri sebab saya tahu pada 2016 silam sudah ada pertemuan antara Real Madrid dengan perwakilan Hazard, di mana mereka menjelaskan padanya bahwa mereka melihat Hazard sebagai pengganti jangka panjang Cristiano Ronaldo di pos sayap kiri, pada dasarnya seperti posisi dia bermain di Chelsea,” ujar Terreur kepada Sky Sports.

“Itulah rencana mereka dahulu, tetapi pada saat itu mereka tidak memaksakan transfer, usaha transfer ini baru dimulai dari musim lalu.”

Menurut berita tersebut, berarti sempat niat Madrid untuk mendatangkan Hazard sempat terabaikan karena faktor Ronaldo salah satunya. Begitu Ronaldo pergi, Madrid kembali mengecek list yang belum terlaksana dengan klub satu ini dan kali ini benar-benar mendatangkan sang pemain.

Galactico

Hazard merupakan Galactico pertama yang didatangkan Madrid sejak membeli James Rodriguez dari AS Monaco setelah gelaran pada Piala Dunia 2014 lima tahun lalu. Artinya, Hazard bukan pemain yang mempunyai kemampuan yang biasa-biasa saja, dia adalah pemain spesial dengan kemampuan yang luar biasa sampai bisa dipercaya untuk memikul beban tim yang lumayan sulit.

Terreur yakin Madrid tidak akan sembarangan mengeluarkan kemampuan Hazard di tengah lapangan. Dia menduga Madrid bakal menyiapkan acara khusus seperti saat mereka mengenalkan Cristiano Ronaldo beberapa tahun silam.

“Ya, setelah pertandingan internasional, saya kira mereka bakal melakukan presentasi Galactico itu,” sambung Terreur.

“Dia adalah Galactico pertama yang dibeli Madrid dalam lima tahun terakhir, jadi mereka akan melakukan itu – memenuhi Bernabeu dan mempresentasikan pemain.”

“Saya kira itulah rencananya meski sang pemain belum menyadari itu. Mereka akan melakukannya karena mereka memandang Hazard sebagai pemimpin baru dari Real Madrid yang baru,” tutupnya.

Sumber Berita : Situs Poker Online di Indonesia, bet789casino.com

Tak Berkategori

Demi Eden Hazard dan Luka Jovic, Real Madrid Sudah Mempersiapkan Buang Tiga Pemain

Pada kenyataannya tim Real Madrid sedang membutuhkan dana besar untuk membeli sejumlah pemain yang sudah masuk daftarnya seperti Eden Hazard. Seperti yang sudah di rencanakan pastinya akan ada konsekuensinya dan usaha lebih lagi, Madrid harus merelakan dimana dia harus menjual sejumlah pemain. Yang di beritakan sejauh ini, ada tiga pemain masuk daftar jual.

Real Madrid baru saja menuntaskan musim 2018/19 dengan hasil yang tak terlalu berkesan. Akhirnya sampai harus evaluasi sejumlah pemain yang digelar oleh pihak klub. Salah satunya adalah untuk menambah pemain baru agar lebih kuat musim depan.

Sejauh ini, Real Madrid juga baru saja membeli satu pemain baru yakni Eder Militano dari Porto. Pemain asal Brasil itu dibeli dengan harga 50 juta euro.

Selanjutnya yang sekarang sedang di beritakan masuk daftar beli, ada nama Eden Hazard dari Chelsea dan Luka Jovic dari Eintracht Frankfurt Real Madrid. Los Blancis angkat bicara sedang membutuhkan dana dalam jumlah yang tidak sedikit untuk membeli kedua pemain.

Untuk mendapatkan Eden Hazard, Real Madrid membutuhkan dana yang tidak sedikit paling tidak 110 juta euro. Sementara itu, beda dengan pemain satu ini yang masuk daftar juga Luka Jovic hanya akan dilepas dengan tawaran senilai 70 juta euro. Namun perbedaan harga yang ada tentu saja itu bukan jumlah yang sedikit bagi Real Madrid.

Dan akhirnya Real Madrid pun akan menjual sejumlah pemain untuk mendapatkan dan mengusahakan dana yang tujuannya untuk membeli pemain dengan performa yang di harapkan tim yaitu Hazard dan Jovic.

Tiga Pemain Yang Masuk Daftar Jual

Dikutip dari Marca, Pemain pertama yang akan dijual oleh Real Madrid adalah James Rodriguez. Pemain asal Kolombia tersebut kemungkinan besar akan dilepas ke Bayern Munchen, klub yang meminjamnya selama dua musim terakhir.

Real Madrid bisa mendapatkan dana hingga 50 juta euro untuk penjualan James Rodriguez. Selain Bayern Munchen, James Rodriguez mendapat tawaran juga dan  ada yang minat dari tim Arsenal dan Manchester United.

Nama kedua yang masuk dalam daftar jual adalah Isco. Gelandang usia 27 tahun sejatinya adalah pemain favorit pelatih Zinedine Zidane. Namun, Isco tidak menunjukan performa yang bagus sepanjang musim 2018/19. Dengan itu pilihan untuk menjualnya sangat terbuka.

Semetara, nama ketiga yang masuk dalam daftar jual tentu saja Gareth Bale. Pemain asal Wales sudah tidak ada dalam rencana Real Madrid musim depan. Namun kami masih melihat karena sejauh ini belum ada klub yang melihatkan ketertarikan dengan pemain berusia 29 tahun Gareth Bale.

Selain itu, Real Madrid juga punya kans mendapat dana tambahan dari transfer Mateo Kovacic. Saat ini, dia berada dalam masa peminjaman di Chelsea. Madrid bisa menjualnya secara permanen pada musim panas yang akan datang.

Tak Berkategori

Gagal Promosi, Frank Lampard Enggan Untuk Angkat Suaranya Soal Chelsea

Frank Lampard baru saja mengalami kegagalan membawa Derby County dalam promosi ke ajang Premier League. Karena kegagalan ini, Frank Lampard pun enggan banyak bicara dan juga sempat tidak mau angkat biacara soal peluangnya menjadi manajer Chelsea pada musim depan.

Derby County baru saja memainkan laga play-off promosi melawan Aston Villa pada hari Senin tangga 27 mei 2019 kemain malam WIB. Derby County harus menerima kekalahannya dengan perolehan skor 2-1 dan harus menundah mimpinya dulu saat ingin untuk berada pada paling atas kompetisi di Inggris.

Pasca kegagalan tersebut, Frank Lampard enggan banyak bicara tentang berita-berita yang beredar soal menyebut bahwa dia akan pindah jalan ke Chelsea pada musim depan. Dia hanya ingin fokus menjadi manajer Derby Conty.

“Saya tidak tertarik dengan semua spekulasi. Apa yang akan terjadi adalah saya akan bicara dengan Mel Morris [pemilik Derby County] dalam beberapa hari mendatang. Lalu kita akan lihat seperti apa,” ucap Lampard dikutip dari BBC Sports.

Lampard sebelumya masuk sebagai salah satu kandidat kuat manajer Chelsea musim depan. Pria  seorang mantan pemain sepak bola profesional asal Inggris dan seorang manajer yang terakhir bermain sebagai gelandang untuk New York City di Major League Soccer dan Tim nasional Inggris berusia 40 tahun tersebut akan menggantikan posisi Maurizio Sarri yang kini sedang didekati oleh klub asal Serie A, Juventus.

Masih Terikat Dengan Kontrak

Kegagalan membawa Derby County lolos promosi Premier League menjadi berita yang mengagetkan bagi Lampard dan juga jajaran manajemen. Menurutnya pribadi, Lampard merasa masih ingin menuntaskan hutang misi yang diberikan oleh klub.

Lampard mempunyai harapan yang besar untuk tetap dipertahankan sebagai pelatih Derby County pada musim depan. Lampard pun merasa cukup nyaman dan bahagia dengan lingkungan tempat dia bekerja.

“Saya masih punya kontrak dua tahun di sini dan saya senang bekerja di klub ini. Para penggemar memberikan tepuk tangan yang meriah pada pemain. Kita akan lihat nanti bagaimana,” ucap Lampard pada salah satu wartawan judi online.

“Sangat penting bagi kami untuk segera memulai pekerjaan dengan cepat [untuk musim depan] karena skuat sangat tipis [Banyak pemain Derby berstatus pinjaman]. Kami punya karakter yang bagus,” tegas mantan gelandang timnas Inggris. Derby County adalah merupakan nama tim sepak bola Inggris yang bermain di Football League Championship, bermarkas di Derby, Britania Raya. Tim ini telah meneken kontrak pada 31 Mei 2018 yang lalu. Lampard mendapatkan kontrak dan sudah menyetujuinya hingga tahun 2021 yang akan datang.

Tak Berkategori

2 Perolehan Rekor Yang Tidak Baik Sudah Bisa Ditebak Saat Duel Madura United vs Borneo FC

Madura United akan kedatangan tamu Borneo FC di pekan ke-3 Shopee Liga 1 2019 yang disiarkan Indosiar, pada hari Selasa tanggal 28 mei 2019 dini hari. Salah satunya adalah rekor sang pelatih Dejan Antonic kontra pelatih lawan, Roberto Carlos Mario Gomez.

Dejan Antonic selalu mendapatkan kekalahan dalam dua pertemuan sebelumnya melawan Mario Gomez.

Dua pertemuan itu terjadi di Liga 1 musim lalu. Waktu itu, Dejan Antonic masih melatih Borneo FC dan Mario Gomez melatih Persib Bandung. Dia harus menelan kekalahan dengan perolehan skor 1-3 di Bandung dan 0-1 di depan para pendukungnya.

Musim ini, dua mantan pelatih Persib itu sama-sama memiliki klub baru. Dejan Antonic melatih Madura United, sedangkan Mario Gomez melatih Borneo FC.

Tidak saja hanya sampai situ kenyataan perolehan sekor buruk lainnya adalah rekor Madura United melawan Borneo FC. Seperti apa kira-kira rekornya?

Belum Pernah Mencetak Kemenangan

Dalam sejarah Madura United belum pernah mendapatkan kemenang ketika melawan Borneo FC di Liga 1. Dalam empat pertemuan sebelumnya, meraih dua hasil imbang dan dipaksa harus menelan dua kekalahan.

4 Pertemuan terakhir (Liga 1)

2017/18 Madura United 1-2 Borneo FC

2017/18 Borneo FC 2-2 Madura United

2016/17 Madura United 1-1 Borneo FC

2016/17 Borneo FC 3-0 Madura United.

Hal menarik lainnya yang menjadi berita di bicarakan sekarang ini yaitu kekalahan terakhir Madura United dari Borneo FC justru didapatkan ketika Borneo dilatih Dejan Antonic, yakni di Liga 1 2018.

Dua rekor buruk ini yang sudah bisa di prediksi bagi Madura United dan Dejan Antonic. Madura United belum pernah menang melawan Borneo FC di Liga 1, sedangkan Dejan Antonic selalu kalah saat melawan Mario Gomez. Lalu pertanyaannya mampukah mereka memutusnya dalam laga Shopee Liga 1 2019 yang disiarkan Indosiar ini nanti?

Tak Berkategori