Manchester United Sudah Memilih Dua Kandidat Lainnya Jika Gagal Dapatkan Aaron Wan-Bissaka

Manchester United Sudah Memilih Dua Kandidat Lainnya Jika Gagal Dapatkan Aaron Wan-Bissaka

Manchester United harus menerima hasil akhir bahwa tim tidak bisa masuk dalam pemburuan bek Crystal Palace, Aaron Wan-Bissaka. Kabarnya, Palace dikabarkan baru saja menolak tawaran MU yang dinilai terlalu kecil untuk pemain mereka. Palace mengetahui taktik bagaimana cara mengeruk uang dari kas Setan Merah. Hal ini juga menyebabkan banyak agen bola semakin ramai.

Analis Sky Sports, Kaveh Solhekol mengklaim bahwa MU telah mengirimkan penawaran pertama sebesar 40 juta poundsterling, namun Palace tidak menerima dan langsung menolaknya. Kabarnya, Palace hanya rela dan mau melepas Wan-Bissaka dengan untuk minimal 60 juta pounds.

Keputusan harga jual yang di buat Palace itu membuat MU sedikit ragu. Mereka tahu Wan-Bissaka merupakan salah satu bek kanan potensial di usia muda. Sementara itu di waktu yang sama, Ed Woodward berusaha mengelola dana belanja MU sebaik mungkin. Dan tidak mau mengambil keputusan tanpa berfikir panjang.

Solhekol mengambil keputusan bahwa MU sudah menetapkan dua opsi lain apabila gagal mendapatkan Wan Bissaka. Dua pemain yang dimaksud sebagai opsi lain adalah Kieran Tripper milik Tottenham Hotspur, dan Thomas Meunier dari PSG.

“Menyusul laporan di Sky malam kemarin. Crystal Palace telah menolak tawaran 40 juta pounds dari Manchester United untuk Aaron Wan-Bissaka,” tutur Solhekol.

“Palace menginginkan minimal 60 juta pounds. Opsi bek kanan lain untuk MU adalah Thomas Meunier dari PSG dan Kieran Trippier.”

Bagaimanapun caranya dan siapa orangnya, MU harus mendapatkan salah satu dari tiga yang sudah masuk daftar list tersebut. Ole Gunnar Solskjaer memberikan keputusan dengan tegas pada klub bahwa dia memerlukan pemain-pemain dengan kemampuan terbaiknya untuk mencapai target pada musim depan.

Wan-Bissaka, Meunier, atau Tripper?

Seperti yang kita lihat menurut sejarah setiap pemain dan Wan-Bissaka merupakan salah satu pemain terbaik Palace dalam dua musim terakhir, jelas saja jika mereka tidak akan melepasnya dengan harga murah. Dan Palace bisa mencari peluang saat itu untuk memainkan harga karena tidak hanya MU yang tertarik, Manchester City pun terus mengamati dan ingin Wan-Bissaka main di timnya.

Bagaimana dengan Trippier, MU mau mengambil risiko menerima Trippier yang sedang kesulitan. Walaupun banyak yang ketahui bahwa performa Trippier saat ini terus menurun sejak Piala Dunia 2018 lalu, tetapi dia belum benar-benar meyakinkan.

Beda hanya dengan Meunier, MU justru lebih ada kemungkinan untuk mendatangkan Meunier. Dia tidak mendapatkan tempat di skuad PSG asuhan Thomas Tuchel, untuk itu ini kesempatan MU dimana mereka hanya perlu bersaing dengan Arsenal untuk memburu tanda tangan sang pemain. Pos bek kanan telah jadi masalah besar Manchester United dalam beberapa tahun terakhir, untuk itu saat ini Ole Gunnar Solskjaer yang akan mengambil tindakan dan ingin menyelesaikannya dengan mengincar tiga pemain yang sudah masuk daftar bukunya.

Real Madrid Yakin Kemampuan Eden Hazard Akan Jadi Sama Seperti Cristiano Ronaldo Versi Upgrade

Real Madrid Yakin Kemampuan Eden Hazard Akan Jadi Sama Seperti Cristiano Ronaldo Versi Upgrade

Diberitakan klub Real Madrid mempamerkan dengan kedatangan pemain asal Belgia Eden Hazard secara resmi beberapa hari lalu, tetapi raksasa Spanyol itu ternyata diam-diam sudah lama menjadi stalker sang pemain. Madrid selalu penuh dengan keyakinan akan memiliki Hazard dalam waktu dekat ini di tanggan mereka.

Pandangan ini disampaikan oleh Kristof Terreur, analis Sky Sports. Dia memahami betul bagaimana proses jatuh hati Madrid pada Eden Hazard, dan ada sebabnya mereka baru bergerak musim lalu.

Hazard memutuskan untuk angkat kaki dari Chelsea dengan bayaran 100 juta euro, namun ini belum pasti karena sewaktu-waktu ini bisa meningkat jadi 130 juta euro dalam bentuk bonus. Dia mendarat di Santiago Bernabeu sebagai Galactico baru, Hazard dengan manttap mengatakan bahwa ia siap meneruskan jejak Cristiano Ronaldo

Pada musim 2018/19 menjadi perjalanan yang harus di terima Madrid dengan berjalannya tidak mulus, dan karena itulah mereka harus bergerak agresif di bursa transfer saat ini. Selain Hazard, Madrid sudah membawa pulang Luka Jovic, Eder Militao, dan Rodrygo Goes.

“Saya menduga dia [Hazard] bakal bermain di sisi kiri sebab saya tahu pada 2016 silam sudah ada pertemuan antara Real Madrid dengan perwakilan Hazard, di mana mereka menjelaskan padanya bahwa mereka melihat Hazard sebagai pengganti jangka panjang Cristiano Ronaldo di pos sayap kiri, pada dasarnya seperti posisi dia bermain di Chelsea,” ujar Terreur kepada Sky Sports.

“Itulah rencana mereka dahulu, tetapi pada saat itu mereka tidak memaksakan transfer, usaha transfer ini baru dimulai dari musim lalu.”

Menurut berita tersebut, berarti sempat niat Madrid untuk mendatangkan Hazard sempat terabaikan karena faktor Ronaldo salah satunya. Begitu Ronaldo pergi, Madrid kembali mengecek list yang belum terlaksana dengan klub satu ini dan kali ini benar-benar mendatangkan sang pemain.

Galactico

Hazard merupakan Galactico pertama yang didatangkan Madrid sejak membeli James Rodriguez dari AS Monaco setelah gelaran pada Piala Dunia 2014 lima tahun lalu. Artinya, Hazard bukan pemain yang mempunyai kemampuan yang biasa-biasa saja, dia adalah pemain spesial dengan kemampuan yang luar biasa sampai bisa dipercaya untuk memikul beban tim yang lumayan sulit.

Terreur yakin Madrid tidak akan sembarangan mengeluarkan kemampuan Hazard di tengah lapangan. Dia menduga Madrid bakal menyiapkan acara khusus seperti saat mereka mengenalkan Cristiano Ronaldo beberapa tahun silam.

“Ya, setelah pertandingan internasional, saya kira mereka bakal melakukan presentasi Galactico itu,” sambung Terreur.

“Dia adalah Galactico pertama yang dibeli Madrid dalam lima tahun terakhir, jadi mereka akan melakukan itu – memenuhi Bernabeu dan mempresentasikan pemain.”

“Saya kira itulah rencananya meski sang pemain belum menyadari itu. Mereka akan melakukannya karena mereka memandang Hazard sebagai pemimpin baru dari Real Madrid yang baru,” tutupnya.

Sumber Berita : Situs Poker Online di Indonesia, bet789casino.com

Gagal Promosi, Frank Lampard Enggan Untuk Angkat Suaranya Soal Chelsea

Gagal Promosi, Frank Lampard Enggan Untuk Angkat Suaranya Soal Chelsea

Frank Lampard baru saja mengalami kegagalan membawa Derby County dalam promosi ke ajang Premier League. Karena kegagalan ini, Frank Lampard pun enggan banyak bicara dan juga sempat tidak mau angkat biacara soal peluangnya menjadi manajer Chelsea pada musim depan.

Derby County baru saja memainkan laga play-off promosi melawan Aston Villa pada hari Senin tangga 27 mei 2019 kemain malam WIB. Derby County harus menerima kekalahannya dengan perolehan skor 2-1 dan harus menundah mimpinya dulu saat ingin untuk berada pada paling atas kompetisi di Inggris.

Pasca kegagalan tersebut, Frank Lampard enggan banyak bicara tentang berita-berita yang beredar soal menyebut bahwa dia akan pindah jalan ke Chelsea pada musim depan. Dia hanya ingin fokus menjadi manajer Derby Conty.

“Saya tidak tertarik dengan semua spekulasi. Apa yang akan terjadi adalah saya akan bicara dengan Mel Morris [pemilik Derby County] dalam beberapa hari mendatang. Lalu kita akan lihat seperti apa,” ucap Lampard dikutip dari BBC Sports.

Lampard sebelumya masuk sebagai salah satu kandidat kuat manajer Chelsea musim depan. Pria  seorang mantan pemain sepak bola profesional asal Inggris dan seorang manajer yang terakhir bermain sebagai gelandang untuk New York City di Major League Soccer dan Tim nasional Inggris berusia 40 tahun tersebut akan menggantikan posisi Maurizio Sarri yang kini sedang didekati oleh klub asal Serie A, Juventus.

Masih Terikat Dengan Kontrak

Kegagalan membawa Derby County lolos promosi Premier League menjadi berita yang mengagetkan bagi Lampard dan juga jajaran manajemen. Menurutnya pribadi, Lampard merasa masih ingin menuntaskan hutang misi yang diberikan oleh klub.

Lampard mempunyai harapan yang besar untuk tetap dipertahankan sebagai pelatih Derby County pada musim depan. Lampard pun merasa cukup nyaman dan bahagia dengan lingkungan tempat dia bekerja.

“Saya masih punya kontrak dua tahun di sini dan saya senang bekerja di klub ini. Para penggemar memberikan tepuk tangan yang meriah pada pemain. Kita akan lihat nanti bagaimana,” ucap Lampard pada salah satu wartawan judi online.

“Sangat penting bagi kami untuk segera memulai pekerjaan dengan cepat [untuk musim depan] karena skuat sangat tipis [Banyak pemain Derby berstatus pinjaman]. Kami punya karakter yang bagus,” tegas mantan gelandang timnas Inggris. Derby County adalah merupakan nama tim sepak bola Inggris yang bermain di Football League Championship, bermarkas di Derby, Britania Raya. Tim ini telah meneken kontrak pada 31 Mei 2018 yang lalu. Lampard mendapatkan kontrak dan sudah menyetujuinya hingga tahun 2021 yang akan datang.

Cristiano Ronaldo Berhasil Membuat Sejarah Portugal Berubah Sejak Tahun 2016

Cristiano Ronaldo Berhasil Membuat Sejarah Portugal Berubah Sejak Tahun 2016

Cristiano Ronaldo baru saja berhasil membawa timnas Portugal menjadi juara di UEFA Nations League. Menurut Ronaldo dalam sejarah cerita sepak bola Portugal telah berhasil ia ubah sejak tahun 2016 tiga tahun lalu. Usai sukses menjadi juara di Euro 2016.

Pada tahun 2016, Portugal berhasil menjadi juara Euro dengan mengalahkan Prancis pada laga final. Bagi Selecao das Quinas, ini berhasil menjadi gelar pertama sepanjang sejarah dalam sebuah kompetisi mayor.

Tiga tahun berselang, Portugal berhasil lagi merebut dan menjadi juara. Kali ini di ajang UEFA Nations League. Pada laga final yang digelar di Stadion Do Dragao, pada hari senin tanggal 10 juni 2019 tepatnya dini hari WIB, dan kemenangan dengan bangga bisa di rasakan kembali dari Portugal menang dengan skor 1-0 atas Belanda lewat gol Goncalo Guedes.

Menurut Ronaldo, mengejar dan mendapatkan gelar juara UEFA Nations League akan sangat penting bagi Portugal. Apalagi jika di lihat perkembangan dijaman sekarang, sejarah sepak bola Portugal sudah berubah. Mereka punya kebiasaan yang dilakukan saat menjadi juara sejak pertama kali meraihnya pada tahun 2016 silam.

“Saya sangat senang,” buka Ronaldo seperti dikutip dari Sportsmole.

“Ini adalah sebuah trofi yang sangat penting bagi semua orang di Portugal dan tentu saja untuk tim nasional. Sejak tahun 2016, Portugal telah mengubah sejarahnya dan memenangkan trofi,” sambung pemain berusia 34 tahun.

Lalu, bagaimana kira-kira dengan masa depan Portugal setelah berhasil menjadi juara UEFA Nations League?

Pemain Muda Yang Menjanjikan

Cristiano Ronaldo mempunyai keyakinan dengan adanya gelar juara UEFA Nations League bakal punya arti yang sangat penting bagi timnas Portugal. Karena tim tidak perlu khawatir dengan adanya banyak pemain muda yang jadi pilar tim racikan pelatih Fernando Santos tersebut.

Ronaldo pun sangat optimis dengan masa depan Portugal di tangan skuad juara UEFA Nations League ini. Dia mempunyai harapan agar skuad yang ada saat ini bakal terus bertahan dan bisa bermain bersama, tentunya dengan mendapatkan banyak gelar juara lainnya.

“Target kami dari pertandingan ini adalah untuk menjadi juara dan bermain bagus,” kata Ronaldo.

“Sudah pasti bahwa tim nasional Portugal akan menjadi lebih baik dan para pemain muda ini akan bermain lebih banyak lagi,” tandas pemain yang kini membela Juventus.

Skuat Portugal di UEFA Nations League harus berbangga karena memang banyak para pemain muda. Berikut ini beberapa pemain muda, nama Joao Felix sebagai pemain termuda dengan usia 19 tahun. Selain itu, ada Bernardo Silva dengan usia 24 tahun, Bruno Fernandes dengan usia 24 tahun, Goncalo Guedes dengan usia 22 tahun, Ruben Neves dengan usia 22 tahun dan Ruben Dias dengan usia 22 tahun.

Tidak hanya pemain muda namun Portugal juga mempunyai pemain senior yang tidak perlu di ragukan lagi kemampuannya saat di tengah lapangan,  ada Ronaldo dengan usia 34 tahun, Pepe dengan usia 36, Jose Fonte dengan usia 35 tahun dan Joao Moutinho dengan usia 32 tahun.

Demi Eden Hazard dan Luka Jovic, Real Madrid Sudah Mempersiapkan Buang Tiga Pemain

Demi Eden Hazard dan Luka Jovic, Real Madrid Sudah Mempersiapkan Buang Tiga Pemain

Pada kenyataannya tim Real Madrid sedang membutuhkan dana besar untuk membeli sejumlah pemain yang sudah masuk daftarnya seperti Eden Hazard. Seperti yang sudah di rencanakan pastinya akan ada konsekuensinya dan usaha lebih lagi, Madrid harus merelakan dimana dia harus menjual sejumlah pemain. Yang di beritakan sejauh ini, ada tiga pemain masuk daftar jual.

Real Madrid baru saja menuntaskan musim 2018/19 dengan hasil yang tak terlalu berkesan. Akhirnya sampai harus evaluasi sejumlah pemain yang digelar oleh pihak klub. Salah satunya adalah untuk menambah pemain baru agar lebih kuat musim depan.

Sejauh ini, Real Madrid juga baru saja membeli satu pemain baru yakni Eder Militano dari Porto. Pemain asal Brasil itu dibeli dengan harga 50 juta euro.

Selanjutnya yang sekarang sedang di beritakan masuk daftar beli, ada nama Eden Hazard dari Chelsea dan Luka Jovic dari Eintracht Frankfurt Real Madrid. Los Blancis angkat bicara sedang membutuhkan dana dalam jumlah yang tidak sedikit untuk membeli kedua pemain.

Untuk mendapatkan Eden Hazard, Real Madrid membutuhkan dana yang tidak sedikit paling tidak 110 juta euro. Sementara itu, beda dengan pemain satu ini yang masuk daftar juga Luka Jovic hanya akan dilepas dengan tawaran senilai 70 juta euro. Namun perbedaan harga yang ada tentu saja itu bukan jumlah yang sedikit bagi Real Madrid.

Dan akhirnya Real Madrid pun akan menjual sejumlah pemain untuk mendapatkan dan mengusahakan dana yang tujuannya untuk membeli pemain dengan performa yang di harapkan tim yaitu Hazard dan Jovic.

Tiga Pemain Yang Masuk Daftar Jual

Dikutip dari Marca, Pemain pertama yang akan dijual oleh Real Madrid adalah James Rodriguez. Pemain asal Kolombia tersebut kemungkinan besar akan dilepas ke Bayern Munchen, klub yang meminjamnya selama dua musim terakhir.

Real Madrid bisa mendapatkan dana hingga 50 juta euro untuk penjualan James Rodriguez. Selain Bayern Munchen, James Rodriguez mendapat tawaran juga dan  ada yang minat dari tim Arsenal dan Manchester United.

Nama kedua yang masuk dalam daftar jual adalah Isco. Gelandang usia 27 tahun sejatinya adalah pemain favorit pelatih Zinedine Zidane. Namun, Isco tidak menunjukan performa yang bagus sepanjang musim 2018/19. Dengan itu pilihan untuk menjualnya sangat terbuka.

Semetara, nama ketiga yang masuk dalam daftar jual tentu saja Gareth Bale. Pemain asal Wales sudah tidak ada dalam rencana Real Madrid musim depan. Namun kami masih melihat karena sejauh ini belum ada klub yang melihatkan ketertarikan dengan pemain berusia 29 tahun Gareth Bale.

Selain itu, Real Madrid juga punya kans mendapat dana tambahan dari transfer Mateo Kovacic. Saat ini, dia berada dalam masa peminjaman di Chelsea. Madrid bisa menjualnya secara permanen pada musim panas yang akan datang.

2 Perolehan Rekor Yang Tidak Baik Sudah Bisa Ditebak Saat Duel Madura United vs Borneo FC

2 Perolehan Rekor Yang Tidak Baik Sudah Bisa Ditebak Saat Duel Madura United vs Borneo FC

Madura United akan kedatangan tamu Borneo FC di pekan ke-3 Shopee Liga 1 2019 yang disiarkan Indosiar, pada hari Selasa tanggal 28 mei 2019 dini hari. Salah satunya adalah rekor sang pelatih Dejan Antonic kontra pelatih lawan, Roberto Carlos Mario Gomez.

Dejan Antonic selalu mendapatkan kekalahan dalam dua pertemuan sebelumnya melawan Mario Gomez.

Dua pertemuan itu terjadi di Liga 1 musim lalu. Waktu itu, Dejan Antonic masih melatih Borneo FC dan Mario Gomez melatih Persib Bandung. Dia harus menelan kekalahan dengan perolehan skor 1-3 di Bandung dan 0-1 di depan para pendukungnya.

Musim ini, dua mantan pelatih Persib itu sama-sama memiliki klub baru. Dejan Antonic melatih Madura United, sedangkan Mario Gomez melatih Borneo FC.

Tidak saja hanya sampai situ kenyataan perolehan sekor buruk lainnya adalah rekor Madura United melawan Borneo FC. Seperti apa kira-kira rekornya?

Belum Pernah Mencetak Kemenangan

Dalam sejarah Madura United belum pernah mendapatkan kemenang ketika melawan Borneo FC di Liga 1. Dalam empat pertemuan sebelumnya, meraih dua hasil imbang dan dipaksa harus menelan dua kekalahan.

4 Pertemuan terakhir (Liga 1)

2017/18 Madura United 1-2 Borneo FC

2017/18 Borneo FC 2-2 Madura United

2016/17 Madura United 1-1 Borneo FC

2016/17 Borneo FC 3-0 Madura United.

Hal menarik lainnya yang menjadi berita di bicarakan sekarang ini yaitu kekalahan terakhir Madura United dari Borneo FC justru didapatkan ketika Borneo dilatih Dejan Antonic, yakni di Liga 1 2018.

Dua rekor buruk ini yang sudah bisa di prediksi bagi Madura United dan Dejan Antonic. Madura United belum pernah menang melawan Borneo FC di Liga 1, sedangkan Dejan Antonic selalu kalah saat melawan Mario Gomez. Lalu pertanyaannya mampukah mereka memutusnya dalam laga Shopee Liga 1 2019 yang disiarkan Indosiar ini nanti?

Alisson Becker Dengan Performa Yang Hebat, Tapi Belum Menunjukkan Maksimal bagi Liverpool

Alisson Becker Dengan Performa Yang Hebat, Tapi Belum Menunjukkan Maksimal bagi Liverpool

Alisson Becker mungkin telah menjalani pertandingan pertamanya yang luar biasa sebagai pemain Liverpool, namun belum banyak yang ketahui dia belum bisa menunjukkan kemampuannya dengan maksimal. Dan ia dinilai masih bisa berkembang lebih baik lagi. Kemampuan Alisson masih bisa berkembang dan mengejutkan penggemar setia The Reds.

Setahun yang lalu, Liverpool mengejutkan banyak pihak ketika mendatangkan Alisson sebagai kiper termahal di dunia. Dan sanggup membayarnya, Kiper berdarah Brasil ini mencuri perhatian selama ia bermenunjukkan kemampuannya dilapangan untuk AS Roma, Liverpool kepincut.

Meski diawal sempat diragukan, pembelian itu terbukti sebagai salah satu pembelian terbaik Liverpool. Kehadiran Alisson memberikan dampak kemajuan yang cepat di rasakan. Pertahanan The Reds langsung jadi lebih baik secara menyeluruh.

Walaupun sudah luar biasa, ini baru musim pertama untuk Alisson, untuk itu besar harapan Liverpool dengan performa Alisson bisa lebih baik lagi kedepannya untuk kemajuan Liverpool.

Menyesuaikan Dengan Cepat

Pelatih kiper Liverpool, John Achterberg yakin performa yang sekarang masih belum kemampuan terbaik yang di tunjukkan Alisson. Tentu setiap pemain mana pun perlu beradaptasi menyesuaikan ketika pertama kali bermain di Premier League. Alisson, meski sudah hebat, ia akui masih perlu banyak beradaptasi.

“Ketika anda baru tiba di Premier League, anda selalu memerlukan waktu untuk beradaptasi, tetapi dia bisa melakukan itu dengan cepat,” tutur Achterberg kepada Liverpoolfc.com.

“Ada beberapa area yang masih perlu dia perbaiki, tetapi segala yang lain berjalan otomatis. Kami bekerja di sesi latihan pada hal-hal yang bisa terjadi dalam hal agresi, pemain yang berusaha memblok pergerakan dia, dan hal-hal seperti itu. Saya kira dia sudah sangat siap.”

Musim Hebat

Berita lanjutnya, Liverpool tak akan mengeluhkan dengan performa Alisson selama semusim ini. Walaupun ia belum tampil maksimal, ia sudah sukses mencatatkan 21 clean sheets di Premier League dan meraih Golden Gloves. Musim Alisson sudah luar biasa.

“Jika anda menjalani musim seperti yang baru dia lalui – dan kami masih punya satu pertandingan lagi – itu bakal sulit dikalahkan. 21 clan sheets di liga! Dia menjalani musim hebat dan levelnya mungkin yang terbaik di dunia, jadi kami tidak bisa mengeluh.”

“Semoga tahun depan dia bisa berkembang lebih jauh lagi, selalu ada hal-hal kecil yang bisa kami lakukan dengan baik,” tutupnya.

Alisson Becker berperan penting pada keberhasilan Liverpool dan sangat di harapkan oleh tim Liverpool akan kemajuan yang ditunjukkannya, ia mengamankan runner-up Premier League dan mencapai final Liga Champions musim ini.

Inter Milan Dan Taktik Pola Serangannya Mudah Dibaca Dan Ditiru

Inter Milan Dan Taktik Pola Serangannya Mudah Dibaca Dan Ditiru

Pola permainan Inter Milan besutan Luciano Spalletti di Serie A tahun 2018/2019 termasuk kategori yang mudah dibaca. Mereka biasanya menyerang lewat kedua sayap, kemudian melepas crossing atau umpang silang.

Dua pemain Inter dengan jumlah crossing akurat terbanyak di Serie A musim ini adalah Matteo Politano dan Ivan Perisic. Politano mencatatkan 56 operan silang akurat dalam 36 penampilan, sedangkan Perisic 48 dalam 34 laga.

Berdasarkan statistik WhoScored, Inter melepaskan rata-rata 29 umpan silang per laga. Jumlah tersebut itu pun lebih banyak jika dibandingkan dengan tim-tim lainnya.

Rata-rata umpan silang per laga di Serie A 2018/19:

29 – Inter Milan

23 – Juventus, AS Roma, SPAL

21 – Napoli, Atalanta, Cagliari, Fiorentina, Frosinone, Genoa

20 – AC Milan, Torino, Bologna

19 – Lazio

18 – Chievo

17 – Sampdoria, Sassuolo, Empoli

15 – Udinese

14 – Parma.

Banyak Tapi Kurang Efektif

5 Tim dengan umpan silang akurat terbanyak di Serie A 2018/19:

276 – Inter Milan

241 – AS Roma

226 – SPAL

214 – Juventus

204 – Cagliari.

5 Tim dengan umpan silang tidak akurat terbanyak di Serie A 2018/19:

816 – Inter Milan

658 – Juventus

637 – SPAL

622 – Genoa

620 – Frosinone.

Untuk statistik rata-rata umpan silang per laga, jumlah umpan silang akurat, bahkan jumlah umpan silang tidak akurat, nama Inter selalu muncul di posisi teratas.

Pola serangan anak-anak asuh Spalletti ini memang cukup mudah dibaca dan jika ada yang mau menirunya pun bisa. Selain itu, perencanaan ini juga tak sepenuhnya efektif buat mereka.

Dari umpan silang sebanyak itu, ‘hanya’ 12 gol sundulan yang dicetak oleh Inter di Serie A 2018/19. Jumlah tersebut pun masih kalah dari SPAL (18).

Inter mencetak 57 gol dalam 38 pertandingan. Inter sempat mengalami beberapa kali kesulitan menjebol gawang lawan. Mereka bahkan harus berjuang keras hingga pekan pemungkas untuk memastikan bisa sampai finis peringkat 4 dan lolos ke Liga Champions musim depan.

Awal Musim Yang Gagal Bagi Arsenal Dengan Meyakinkan, Comvalius Berusaha Untuk Tidak Panik

Awal Musim Yang Gagal Bagi Arsenal Dengan Meyakinkan, Comvalius Berusaha Untuk Tidak Panik

Sylvano Comvalius berusaha untuk tidak ikut panik melihat yang di peroleh timnya pada awal Shopee Liga 1 2019 yang disiarkan Indosiar. Penyerang Arema FC menegaskan bahwa sepak bola tak bisa dinilai dari satu atau dua pertandingan saja.

Arema FC harus menerima dan menelan kekalahan pada dua laga perdananya di Liga 1. Usai kalah dari PSS Sleman di laga perdana, Hamka Hamzah dan kawan-kawan kembali kalah atas Borneo FC di laga kedua.

“Tak perlu panik dan saling menyalahkan. Kami baru bermain dua pertandingan dan masih memiliki 32 pertandingan lagi,” ucap Comvalius.

“Ibarat berlari, sepak bola bukanlah sekadar sprint. Ini adalah lari maraton,” sambungnya.

Arema akan melanjutkan perjalanan kedepannya untuk menghadapi Persela Lamongan. Pertandingan, yang akan dilaksanakan di Stadion Kanjuruhan, pada hari senin tanggal 27 mei 2019 dini hari, dan akan disiarkan secara langsung oleh Indosiar.

Memiliki Pengalaman Serupa di Bali United

Comvalius sendiri ketika angkat bicara ia tak asal bicara soal optimismenya bahwa Arema bakal segera bangkit. Pemain asal Belanda ini memiliki sebuah sejarah serupa ketika memperkuat Bali United, pada ISC A 2016 silam.

“Waktu itu, Bali United tak mendapat hasil bagus pada empat laga awal. Banyak orang yang bahkan menyebut kami bakal terdegradasi,” kata Comvalius.

“Namun, bisa dilihat hasilnya. Kami akhirnya bisa main di kompetisi Asia. Saya pun bisa menjadi pencetak gol terbanyak,” sambungnya.

Terus Menyelesaikan

Comvalius angkat bicara dan mengatakan bahwa start mereka pada awal musim ini sama sekali tak meyakinkan. Namun, pemain berusia 31 tahun mengatakan dengan tegas, bahwa timnya sama sekali tak tinggal diam dengan hasil ini dan terus berusaha semaksimal mungkin.

“Kami terus berusaha berbenah,” tegasnya. “Kami selalu bekerja keras, bukannya sekadar berlibur. Memang, terkadang hasil tak sesuai keinginan kita semua. Namun, kami terus berusaha untuk bisa meraih kemenangan,” Comvalius mengatakan dengan tegasnya.